Satu Menit yang Berharga

repost dari catatan FB

Image

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Bagi yang sudah bekerja, pernahkah kita mendapat suatu pertanyaan yang kurang lebih isinya :

“Dulu ketika anda hendak memutuskan bekerja, anda sudah mendapatkan tawaran yang begitu fantastis, bekerja dengan penghasilan 500juta per bulan, tapi anda menyia-nyiakannya dan memilih pekerjaan anda sekarang, kenapa?”

Demikian pula bagi yang masih kuliah, ketika anda ditawari sebuah kuliah di sebuah universitas ternama, yang di sana merupakan tempat berkumpulnya orang-orang hebat yang menjadi sekarang milyuner, tak dinyana, anda lebih memilih kampus yang anda tempati sekarang?

Bagi yang pengusaha, “Anda dapat memperoleh banyak keuntungan, anda bisa jadi milyarder, ato trilioner jika berdagang di sana, tapi anda memilih bertahan di usaha anda sekarang, tak heran jika anda masih begitu-begitu saja.”

Adakah rasa penyesalan bagi anda?

Bagi sebagian orang mungkin dengan tegas akan mengatakan, “Ya, saya menyesal, dst,…”

Untuk sebagian yang lain, mungkin akan bertanya balik, “Kapan? Ga pernah tuh ada kesempatan seperti itu datang pada saya?”,

Ato mungkin sebagian lainnya akan menjawab, “Tidak ada gunanya menyesal, kita sukuri saja apa yang ada? Toh itu mungkin cuma pertanyaan berandai-andai!”

Kawan, tidak ada dusta di antara kita :), bagi yang ingin mengetahui jawabannya, simaklah tulisan berikut , dari Dr. Aidh Abdullah Al Qarny dalam buku “Silakan terpesona” :

 

SEMENIT SAJA

Kudapati ternyata waktu semenit saja dapat diisi dengan banyak sekali kebaikan. Misalnya saja adalah dengan membaca A1-Qur’an; satu ayat saja berisi sekian banyak huruf, dan pahala membacanya dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat. Dengan demikian, membaca satu ayat saja dari Kitab Suci tersebut bisa menghasilkan ratusan kebaikan. Bisa juga dengan berdzikir, seperti membaca “Subhanallah wa bihamdih” (Mahasuci Allah dan dengan segala pujian bagi-Nya). Orang yang membaca ” Subhanallah wa bihamdih” sebanyak seratus kali (hanya memerlukan waktu sebanyak satu menit untuk itu) akan diampuni dosa-dosanya, walaupun sebanyak buih di lautan.[1]

Dalam semenit, aku dapat membaca sekitar empat halaman dari buku apa saja. Dan dalam waktu semenit itu juga, aku bisa membaca surah al-Fatihah sebanyak tujuh kali, baik dengan suara keras mau pun hanya di dalam hati. Ada ulama yang telah menghitung banyaknya ganjaran membaca surah al-Fatihah sebanyak satu kali, dan ternyata ganjarannya melebihi 1. 400 kebaikan. Dalam semenit juga, surah al-Ikhlash dapat dibaca 20 kali, baik dengan keras atau pun di dalam hati. Tidak percaya? Cek saja sendiri.

Tujuanku menyebutkan semua ini adalah memberi tahu Anda betapa bernilainya waktu semenit dalam hidup Anda, bahwa ia dapat berisi peristiwa yang sangat besar arti dan faedahnya, seperti berdzikir, mengaji, berdoa, merenung, membaca, dan menulis.

Satu menit saja mampu memberi nilai tambah bagi hidup, karya, pemikiran, pemahaman, hafalan, dan kebajikan anda. Satu menit itu akan tercatat dalam buku amal kebajikan Anda jika Anda tahu cara menggunakan dan menjaganya. Jadi, perhatikan berapa menit, berapa jam, berapa hari, berapa bulan, bahkan berapa tahun dari hidup kita yang telah terbuang percuma, hilang dalam omong kosong dan berlalu bagai debu yang bertebaran.

Seumpama orang yang menyia-nyiakan waktu dapat menyelamatkan modal hidupnya: tidak untung dan tidak rugi. Tetapi tidak, Anda akan mendapati kebalikannya: pelbagai dosa, kesalahan, dan keburukan. Hanya Allah yang dapat dimintai pertolongan agar kita terhindar dari hal sedemikian.

Kuberitahu, dalam semenit, Anda dapat membaca “Laa ilaha ill Allahu wahdah, la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alas kulli syai’in qadir“ (Tiada Tuhan selain Allah, tiada sekutu baginya, bagi-Nyalah kerajaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu) sebanyak 20 kali; pahalanya sama dengan membebaskan delapan budak Muslim yang berjuang di jalan Allah.[2]

Seperti tadi kukatakan, membaca surah al-Ikhlash sebanyak 20 kali dapat diselesaikan dalam semenit, maka pahalanya sebanding dengan membaca seluruh Al-Qur’an sebanyak 7 kali. Sebab, surah al-Ikhlash sebanding dengan sepertiga Al-Qur’an. [3]

Jadi, demi Allah, berapa banyak keuntungan tersia-siakan? Berapa banyak kebaikan terbuang percuma? Berapa banyak kesempatan berlalu begitu saja dalam kesibukan beromong kosong, membicarakan kejelekan orang lain, memfitnah, mengikuti gosip, melupakan kematian, berhura-hura dalam pelbagai kebatilan, dan menunda-nunda pekerjaan bersama orang-orang yang santai?

Di dunia tulis-menulis, dalam semenit Anda dapat menulis empat baris jika mengandalkan hafalan, lima baris jika menyalin dengan cepat, itu hampir sepertiga halaman. Artinya, jika setiap hari Anda menulis lima baris, maka Anda menulis 10 halaman dalam sebulan, 120 halaman dalam setahun, 1200 halaman dalam sepuluh tahun. Itu setebal kitab Zeid al-Ma ad karya Ibnu al-Qayyim dan sedikit lebih tipis daripada Tafsir Ibnu Katsir.

Jika setiap hari Anda menggunakan semenit untuk membaca surah al-Ikhlash sebanyak 20 kali, maka Anda membacanya sebanyak 600 kali dalam sebulan, 7. 200 kali dalam setahun, pahalanya sebanding dengan mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak 2.400 kali.

Aku pernah mencoba menghafal satu bait sya’ir dengan cara mengulang-ulangnya sebanyak 20 kali dalam semenit sampai ia betul-betul hafal di luar kepala. Nah, seandainya setiap aku menghafal satu kata mutiara, maka dalam sepuluh tahun tentunya aku akan hafal sebanyak 3. 600 kata mutiara yang akan menjadi penghias pembicaraanku, mutiara kebijaksanaan dalam pemikiranku, dan peningkat kelihaianku dalam menyusun kata-kata.

Dalam semenit, Anda dapat bershalawat kepada Nabi Muhammad saw dalam redaksi yang paling ringkas yaitu, “Shallallahu ‘alaihi sallam” (Semoga Allah bershalawat dan salam kepada beliau) – sebanyak 50 kali. Sebagai imbalannya, Allah akan bershalawat juga bagimu sebanyak 500 kali, karena satu shalawat dibalas sepuluh kali lipat.

Orang yang mengerjakan Shalat Dhuha dua raka’at dengan cepat (yakni dengan melaksanakan perkara-perkara yang wajib saja dan meninggalkan perkara-perkara sunnah) dapat menyelesaikannya dalam semenit saja. Jika ia tiap hari mengerjakannya, berarti dalam setahun is telah melakukan sebanyak lebih dari 700 kali ruku’ dan 1. 400 kali sujud.

Dalam sebuah hadits shahih Rasulullah saw bersabda, “Sekali saja engkau bersujud kepada Allah, niscaya Dia akan meninggikan kedudukanmu satu derajat dan menghapuskan darimu satu dosa.”[4]

Berkat semenit, Anda dapat menyusun buku, meningkatkan daya ingat, menambah pengetahuan, memperluas wawasan, dan memperbanyak keterampilan. Berkat semenit juga, Anda dapat membuat Tuhan ridha kepadamu, menghapus dosa-dosamu, mencatat pahala bagimu, memupus kesalahan-kesalahanmu, dan mengisi tabungan kebajikan bagimu. Tapi, saudaraku, tentunya harus ada semangat untuk itu.

Aku berlindung kepada Allah dari padamnya semangat, membekunya tekad, dan membusuknya kepribadian.

[1] Shahih al-Bukhari, hadits no. 6405; Shahih Muslim, hadits no. 2691.

[2] Sahih Muslim, hadits no. 2693; Musnad Ahmad, hadits no. 2307.

[3] Shahih Muslim, hadits no. 811; Musnad Ahmad, hadits no. 21198 dan 26949.

[4] Shahih Muslim, hadits no. 488; Musnad Ahmad, hadits no. 21865, 21905, 21936; Sunan at-Tirmidzi, hadits no. 388.

Kawan, ta terasa, sudah demikian banyak modal yang kita habiskan, adakah kita sudah merasa beruntung dalam perniagaan kita dengan ALLah SWT? Karena ketahuilah, bahwa Allah akan menghisab waktu yang diberikan pada kita, barang sedetik pun tidak akan ada yang lolos, maka merugilah mereka yang melupakan tempat dia kelak akan kembali.

Saatnya kita mulai merenung, bersama modal berupa waktu yang Allah berikan dan tentunya semakin menipis, mari kita pergunakan dalam perdagangan yang sebaik-baiknya. wallahu a’lam

وَالْعَصْرِ (١)إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (٢)إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (٣)

1. demi masa.

2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,

3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ (٢٩)

29. Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,

قُلْ إِنْ كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّى يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ وَاللَّهُ لا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ (٢٤)

24. Katakanlah: “Jika bapa-bapa , anak-anak , saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan RasulNya dan dari berjihad di jalan nya, Maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan NYA”. dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.

For saudara-saudariku, specially buat teman-teman seperjuangan, dan bagi mereka yang dapat mengambil ibrah, di manapun dia berada. Tetap semangat di Jalan Perniagaan yang tidak akan pernah merugi. Insya ALlah

Jazakallah Khoiron pada Akhi Kusnady, atas buku yang berisi nasihat-nasihat luar biasa tersebut ^_^.

Feel free tag removal, syukur2 klo dibantu menyebarkan.

wassalam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s